Komponen - Komponen Suspensi terdiri :
1. Pegas
2. Shock Absorber
3. Suspension Arm
4. Ball Joint
5. Bushing Karet
6. Strut Bar
7. Stabilizer Bar
8. Lateral Control
9. Control Arm
10. Bumper
Pegas
Pegas berfungsi menyerap kejutan dari jalan dan getaran roda-roda agar tidak diteruskan ke body kendaraan secara langsung.
Ada 3 jenis pegas :
A. Coil Spring (Pegas Coil) = coil ini berbentuk spiral.
B. Leaf Spring (Pegas Daun) = coil ini terbuat dari bilah baja yang bengkok & lentur.
C. Torsion Bar Spring (Pegas Batang Torsi) = coil ini terbuat dari batang baja yang elastis terhadap puntiran.
Shock Absorber
Shock Absorber berfungsi untuk meredam atau menyerap getaran pada jalan yang tidak rata.
Uraian :
Apabila pada suspensi hanya terdapat pegas, kendaraan akan cenderung beroksilasi naik turun pada waktu menerima kejutan dari jalan. Akibatnya berkendaraan menjadi tidak nyaman. untuk itu shock absorber dipasang untuk meredam oksilasi dengan cepat agar memperoleh kenikmatan berkendara maupun cengkraman ban terhadap jalan.
Cara kerja :
Didalam shock absorber terdapat cairan khusus yang disebut minyak shock absorber. Pada shock absorber tipe ini, gaya redamnya dihasilkan oleh adanya tahanan aliran minyak,karena melalui orifice (lubang kecil) pada waktu piston bergerak.
UNTUK TIPE SHOCK ABSORBER KLIK LINK INI >>>>>> TIPE - TIPE SHOCK ABSORBER.
Stabilize Bar
Stabilizer berfungsi untuk :
a. Mengurangi kemiringan kendaraan akibat gaya sentrifugal pada saat kendaraan membelok
b. Meningkatkan traksi ban.
Letak Stabilizer
Stabilizer biasanya dipasang pada kedua lower arm melalui bantalan karet dan linkage pada bagian tengah diikat ke frame atau bodi pada 2 tempat melalui bushing.
Cara kerja :
Bila roda kenan dan kiri bergerak ke atas dan kebawah secara bersamaan dengan arah dan jarak yang sama, stabilizer bar harus bebas dari puntiran.
Umumnya pada saat kendaraan membelok, pegas roda bagian luar (outer spring) tertekan dan pegas roda bagian dalam(inner) mengembang. Akibatnya stabilizer bar akan terpuntir karena salah satu ujungnya tertekan keatas dan ujung lainnya bergerak kebawah. Batang stabilizer cenderung menahan terhadap puntiran. Tahanan terhadap puntiran ini berfungsi mengurangi body roll dan memelihara bodi dalam batas kemiringan yang aman.
Strut Bar
Strut Bar berfungsi :
a. Menahan lower arm agar tidak bergerak maju atau mundur pada saat menerima kejutan dari permukaan jalan yang tidak rata atau dengan akibat terjadinya pengereman.
b. Membuat mobil menjadi stabil saat tikungan maupun jalan lurus dalam kecepatan tinggi dan mengurangi limbung pada mobil ketika jalan bergelombang.
Letak Strut Bar
Salah satu ujung strutbar dipasang pada lower suspension arm dan ujung lainnya diikat ke braket strut bar yang diikatkan ke body atau cross member melalui bantalan karet.
Cara kerja :
Pada saat mobil menerima kejutan dari jalan yang tidak rata, strut bar akan menahan lower arm agar tidak bergerak maju ataupun mundur.
Lateral Control Rod
Lateral Control Rod berfungsi untuk menahan axle pada posisinya terhadap beban dari samping.
letak lateral control ini dipasang diantara axle dan bodi kendaraan.
Cara Kerja :
Pada saat mobil bergoncang control rod menahan axle agar tetap pada posisinya.
Ball Joint
Ball Joint berfungsi :
a. Untuk menerima beban vertikal maupun lateral.
b. Sebagai sumbu putaran roda pada saat kendaraan membelok.
Letak Ball Joint :
upper ball joint(terletak disamping upper suspension arm). Sedangkan lower ball joint terletak disamping lower suspension arm.
Cara kerja :
Untuk menerima beban lateral maupun horizontal yang juga berfungsi sebagai sumbu putaran ketika kendaraan sedang berbelok.
Bumper
Bumper berfungsi sebagai pelindung frame, axle shock absorber dan lain-lain. Pada waktu pegas mengerut dan mengemban diluar batas maksimumnya.
Letak Bumper :
Bumper terletak diantara ball joint dan suspension arm.
Cara kerja :
Pada saat kendaraan melalui jalan yang berlubang/tonjolan besar, pegas mengerut dan mengembang secara berlebihan. Untuk itu bounding dan rebounding bumper dipasang sebagai pelindung pada waktu pegas mengerut dan mengembang diluar batas.